Cara Mudah Mengetahui Garam yang Beryodium atau Tidak

Cara Mudah Mengetahui Garam yang Beryodium atau Tidak

Garam merupakan bagian dari bumbu dapur yang hampir digunakan oleh semua orang. Bukan hanya sebagai pelengkap agar cita rasa masakan menjadi lebih lezat, namun garam juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Agar mendapatkan manfaat tersebut, pilihlah garam yodium yang telah teruji.

Kenapa harus memilih garam yang beryodium? Semua garam memiliki rasa yang asin, namun tidak semua garam mengandung yodium yang penting bagi tubuh. Pada saat membeli garam, jangan hanya karena rasa asinnya, namun perhatikan kandungan didalamnya.

Cara Menguji Garam Yodium

Pada dasarnya, cara yang paling mudah untuk melihat apakah garam tersebut memiliki kandungan yodium atau tidak, yaitu dengan melihat pada kemasannya. Namun sayangnya hal tersebut belum tentu benar. Untuk memastikannya dapat dilakukan dengan uji sederhana pada garam.

1. Uji Garam dengan Cara Sederhana

Cara yang paling mudah untuk menguji apakah terdapat kandungan yodium pada garam atau tidak, yaitu dengan menggunakan singkong. Dalam singkong terdapat kandungan amilum yang akan merubah garam menjadi ungu apabila terdapat yodium. Cara pengujian adalah sebagai berikut.

  • Siapkan singkong segar, usahakan belum layu.
  • Kupas singkong dan cuci bersih.
  • Parut singkong hingga habis.
  • Peras parutan singkong tanpa menambahkan air, hingga keluar saripatinya.
  • Siapkan wadah bersih dan kering.
  • Tuangkan satu sendok makan perasan singkong dalam wadah.
  • Masukkan 4 – 6 sendok teh garam yang akan diuji kadar yodiumnya.
  • Tambahkan juga 2 sendok teh cuka biang.
  • Aduk semua bahan hingga merata.
  • Diamkan beberapa menit dan tunggu perubahan yang terjadi.
  • Apabila bahan tersebut berubah warna menjadi biru keunguan, menandakan dalam garam tersebut terdapat kandungan yodium.

2. Uji Garam Menggunakan Iodina Test/ Rapid Test

Mengetahui kandungan yodium dalam garam juga bisa dilakukan dengan menggunakan teknik iodina test. Untuk melakukan tes ini, Anda perlu mempersiapkan iodina sebagai material pengujian. Berikut adalah langkah-langkah pengujian tersebut.

  • Siapkan garam yang akan dilakukan uji yodiumnya.
  • Siapkan wadah bersih dan kering.
  • Masukkan 1 sendok makan garam dalam wadah.
  • Tambahkan 1-2 tetes iodina test dalam wadah yang telah terisi garam.
  • Tunggulah perubahan warna yang terjadi.
  • Jika warna garam berubah menjadi biru tua, maka dapat dipastikan garam tersebut mengandung mineral yodium.

3. Uji Garam dengan Teknik Titrasi

Cara ketiga yang digunakan untuk menguji produk garam yodium adalah dengan menggunakan teknik titrasi. Pengujian dilakukan dengan menggunakan bahan kimia yang disebut dengan reagen A dan reagen B. Adapun langkah pengujiannya sebagai berikut.

  • Siapkan garam yang akan diuji.
  • Timbanglah 25 gram garam.
  • Haluskan garam dan sisihkan dalam wadah kering.
  • Siapkan tabung erlenmeyer kering.
  • Masukkan garam yang telah dihaluskan ke dalam tabung erlenmeyer tersebut.
  • Tambahkan air sekitar 100 ml dalam tabung erlenmeyer, gunakan air matang atau air matang.
  • Goyang-goyang tabung hingga garam halus larut sempurna dalam air.
  • Setelah tercampur rata, tambahkan reagen yang telah disiapkan.
  • Masukkan ±5 tetes reagen A dan reagen B dalam tabung.
  • Perhatikan perubahan pada larutan garam tersebut.
  • Apabila larutan berubah menjadi warna biru, maka garam tersebut memiliki kandungan KlO3.
  • Langkah selanjutnya adalah menghilangkan warna biru pada larutan garam.
  • Masukkan larutan standar sedikit demi sedikit dengan menggunakan bantuan spuit/ buret/ tabung suntik, sambil perlahan dikocok.
  • Lakukan hingga warna biru atau ungu pada larutan garam berubah menjadi lebih muda dan warna ungu/ biru perlahan menghilang.
  • Kadar KIA3 (ppm) merupakan ukuran banyaknya larutan standar yang digunakan untuk menghilangkan pekatnya warna biru pada larutan garam, dikalikan dengan faktor larutan standar.
  • Faktor pengali pada larutan standar yaitu 7,27.

Beragam Manfaat Garam Yodium

Menambahkan garam pada masakan, bukan hanya membuat rasanya tidak hambar namun juga meningkatkan cita rasa masakan. Tidak heran jika garam ini dibutuhkan oleh setiap orang. Garam terbuat dari air laut yang melalui proses pembuatan dengan teknik tertentu.

Garam yang dijual dipasaran terdiri dari beberapa jenis, misalnya adalah garam meja, garam kasar, garam krosok, dan lainnya. Masing-masing jenis ini melalui proses pembuatan yang berbeda. Garam meja memiliki proses produksi yang lebih panjang daripada jenis garam lainnya.

Proses panjang tersebut memiliki tujuan tertentu. Alasannya yaitu agar kandungan mineral dalam air laut yang tidak dibutuhkan dapat dihilangkan. Yodium merupakan salah satu nutrisi penting yang berperan dalam kesehatan tubuh. Beberapa manfaat dari garam yodium ini antara lain.

  • Menjaga kestabilan fungsi kelenjar tiroid.
  • Mendukung pertumbuhan otak pada janin, bayi, dan juga masa anak-anak.
  • Mencegah terjadinya beberapa penyakit tiroid, misalnya gondok dan hipertiroidisme.
  • Mengurangi resiko terkena penyakit kanker tiroid.

Resiko Jika Kadar Yodium Tubuh Tidak Seimbang

Yodium yang terkandung dalam garam memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Namun hal tersebut juga harus diatur kadarnya. Jangan sampai kadar yodium berlebihan ataupun kurang, sebab masing-masing memiliki dampak bagi tubuh.

1. Kekurangan Yodium

Garam yang mengandung yodium memang sangat mudah didapatkan, namun di beberapa daerah tertentu masih kekurangan garam beryodium tersebut. Kurangnya kadar yodium dalam tubuh dapat mengakibatkan penurunan produksi dari kelenjar tiroid.

Apabila hormon tiroid dalam tubuh tidak tercukupi, maka akan mengakibatkan pembesaran pada kelenjar tiroid, yang lebih sering dikenal dengan penyakit gondok. Kurangnya kadar yodium juga menyebabkan terjadinya hipotiroidisme.

Kondisi tersebut merupakan kondisi dimana kelenjar tiroid tidak mampu untuk menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Kekurangan yodium yang dialami oleh ibu hamil, dapat menyebabkan terjadinya penyakit hipotiroid kongenital dimana janin mengalami kekurangan hormone tiroid.

Hal tersebut akan menimbulkan gangguan pada tumbuh kembang janin, serta mengalami kesulitan belajar pada anak ketika sudah dilahirkan. Gejala yang mungkin muncul ketika seseorang mengalami hipotiroidisme antara lain.

  • Mudah mengalami kelelahan.
  • Mengalami kenaikan berat badan.
  • Terjadi keluhan sembelit atau konstipasi.
  • Kulit menjadi kering
  • Tubuh menjadi lebih sensitif terhadap suhu dingin

2. Kelebihan Yodium

Tidak hanya kekurangan garam yodium yang membawa dampak pada tubuh, kelebihan yodium juga mengakibatkan hal yang sama. Secara medis kondisi ini disebut dengan hipertiroidisme. Kelebihan yodium juga meningkatkan resiko penyakit autoimun pada kelenjar tiroid.

Kondisi hipertiroid tersebut, juga mengakibatkan terjadinya keluhan atau gejala yang dialami oleh penderita. Secara umum, gejala yang muncul akibat mengalami kondisi ini adalah.

  • Terjadi penurunan berat badan meskipun penderita tidak menjalani diet.
  • Dada menjadi berdebar.
  • Napas lebih pendek atau lebih terasa berat.
  • Mengalami tremor atau tangan gemetar.
  • Tubuh sensitif terhadap suhu panas.
  • Lebih sering berkeringat.
  • Tubuh mudah lelah.
  • Mengalami gatal-gatal pada kulit.
  • Terjadinya perubahan siklus menstruasi.

3. Rekomendasi Asupan Yodium Harian

Setiap orang memiliki ukuran atau takaran yang berbeda akan kebutuhan yodium setiap harinya. Faktor yang mempengaruhi adalah dari sisi usia. Rekomendasi asupan yodium yang disarankan oleh Kementerian Kesehatan adalah.

Kelompok Kebutuhan Yodium/ hari (mikrogram/ mcg)
Bayi 90 – 120 mcg
Anak-anak 120 mcg
Remaja dan orang dewasa 150 mcg
Ibu hamil 220 mcg
Ibu menyusui 250 mcg

Memastikan bahwa garam yang Anda konsumsi memiliki kandungan yodium atau tidak adalah hal yang sangat penting. Penggunaan garam yodium sesuai takaran, akan membantu menjaga kesehatan. Produksi hormon tiroid akan terjaga, sehingga kelenjar tiroid juga akan lebih sehat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan FREE Sample untuk pembelian pertama. Hubungi kami disini

X