PT. Artha Garam Indonesia menyediakan garam halus tanpa yodium untuk kebutuhan pabrik dan manufaktur yang membutuhkan sodium chloride dengan ukuran partikel kecil dan tanpa penambahan KIO3.
Produk dapat digunakan untuk berbagai aplikasi seperti industri bumbu dan makanan, feedmill, sabun dan deterjen, industri kimia, formulasi powder, serta proses lain yang membutuhkan garam dengan ukuran relatif halus.
Garam diproses di fasilitas produksi PT. Artha Garam Indonesia di Cirebon, Jawa Barat dengan menggunakan bahan baku garam lokal. Produk kemudian didukung oleh sistem stok dan distribusi dari Bekasi, Jawa Barat untuk pelayanan pelanggan industri.
Untuk kebutuhan non-yodium yang tidak terbatas pada ukuran halus, lihat halaman garam industri tanpa yodium.
Apa Itu Garam Halus Tanpa Yodium?
Garam halus tanpa yodium adalah garam dengan ukuran partikel relatif kecil yang diproduksi tanpa penambahan kalium iodat atau KIO3.
Dalam konteks industri, istilah tanpa yodium berarti produk tidak mendapatkan penambahan KIO3 dalam proses produksinya. Apabila perusahaan mempunyai batas kandungan yodium tertentu, kebutuhan tersebut tetap perlu dikonfirmasi melalui spesifikasi dan hasil pengujian.
Ukuran halus dapat membantu proses yang membutuhkan pencampuran, dosing, atau pelarutan lebih cepat, tetapi ukuran yang paling halus tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua aplikasi.
Pemilihan ukuran sebaiknya mempertimbangkan mesin, formulasi, flowability, pembentukan debu, serta sistem handling pelanggan.
🔶 Product Overview
Produk: Garam Halus Tanpa Yodium
Ukuran: Halus (± Mesh 60 / sesuai kebutuhan)
NaCl: ≥ 97%
Moisture: ≤ 0.5%
Insolubles: ≤ 0.05–0.15%
Kemasan: 25 kg / 50 kg
Dokumen: COA per batch, MSDS tersedia
Aplikasi: Pabrik bumbu, kerupuk, sabun, feedmill, industri kimia
👉 Minta Sampel & Penawaran:
https://wa.me/6281388700580
Perbedaan Garam Halus dan Garam Kasar
Perbedaan utama antara garam halus dan kasar terletak pada ukuran kristal atau distribusi ukuran partikelnya.
Garam Halus
Garam dengan ukuran lebih kecil dapat memberikan beberapa karakteristik seperti:
- Lebih mudah tersebar dalam campuran powder
- Umumnya lebih cepat larut pada kondisi yang sama
- Dapat digunakan pada sistem dosing tertentu
- Membantu distribusi bahan yang lebih merata dalam formulasi
Namun, ukuran yang terlalu halus juga dapat meningkatkan debu atau memengaruhi flowability.
Garam Kasar
Garam kasar memiliki ukuran kristal lebih besar dan dapat lebih sesuai untuk proses seperti pembuatan brine, water treatment, dissolver, atau aplikasi lain yang tidak membutuhkan partikel kecil.
Karena itu, pemilihan garam tidak sebaiknya hanya berdasarkan istilah “halus” atau “kasar”, tetapi berdasarkan kebutuhan proses aktual.
Mengapa Beberapa Pabrik Membutuhkan Garam Tanpa Yodium?
Tidak semua proses produksi membutuhkan penambahan yodium.
Beberapa perusahaan memilih garam tanpa penambahan KIO3 karena ingin mempunyai kontrol lebih terhadap komposisi bahan baku atau karena formulasi dan proses mereka memang tidak mensyaratkan yodium.
Kebutuhan tersebut dapat berbeda antara satu industri dengan industri lainnya. Karena itu, perusahaan sebaiknya menentukan sejak awal apakah produk yang dibutuhkan:
- Dengan penambahan yodium
- Tanpa penambahan yodium
- Mempunyai batas kandungan yodium tertentu berdasarkan hasil analisa
Untuk penjelasan yang lebih luas mengenai produk non-yodium, baca panduan garam industri tanpa yodium.
Aplikasi Garam Halus Tanpa Yodium
Industri Bumbu dan Seasoning
Pada produksi bumbu bubuk dan seasoning, ukuran partikel garam dapat memengaruhi distribusi bahan di dalam mixer.
Garam dengan ukuran relatif halus dapat membantu pencampuran dengan bahan seperti gula, MSG, rempah bubuk, dan komponen formulasi lainnya.
Namun, ukuran garam sebaiknya disesuaikan dengan ukuran bahan lain untuk membantu mengurangi segregasi selama mixing maupun handling.
Industri Kerupuk dan Makanan Olahan
Dalam proses makanan tertentu, garam digunakan dalam adonan, larutan, seasoning, atau formulasi produk.
Ukuran yang lebih kecil dapat membantu pelarutan dan pencampuran, tetapi kesesuaian produk tetap harus mempertimbangkan spesifikasi bahan baku, status yodium, dokumen produk, serta hasil trial.
Untuk kebutuhan berdasarkan aplikasi pangan, lihat halaman garam untuk industri makanan dan minuman.
Feedmill dan Pakan Ternak
Dalam formulasi pakan, garam dapat digunakan sebagai sumber natrium dan klorida.
Ukuran partikel yang sesuai dapat membantu proses pencampuran dan distribusi bahan dalam mixer.
Namun, dosis serta pemilihan produk harus tetap mengikuti formulasi dan standar nutrisi perusahaan pelanggan.
Informasi lebih lengkap tersedia pada halaman garam untuk feedmill dan pakan ternak.
Sabun dan Deterjen
Sodium chloride dapat digunakan dalam berbagai formulasi dan proses pada industri sabun maupun deterjen.
Kebutuhan ukuran partikel, kadar NaCl, mineral, kadar air, dan material tidak larut dapat berbeda tergantung proses dan formulasi.
Produk sebaiknya diuji terlebih dahulu apabila performa formulasi sensitif terhadap perubahan bahan baku.
Industri Kimia
Dalam industri kimia, garam dapat digunakan sebagai bahan baku, bahan bantu proses, atau sumber ion tertentu tergantung aplikasinya.
Selain ukuran partikel dan status yodium, perusahaan dapat memperhatikan parameter seperti NaCl, Ca, Mg, sulfat, kadar air, serta material tidak larut.
Untuk kebutuhan tersebut, lihat juga halaman garam untuk industri kimia.
Spesifikasi yang Perlu Diperhatikan
Garam halus tanpa yodium sebaiknya dievaluasi menggunakan beberapa parameter, bukan hanya berdasarkan warna atau ukuran secara visual.
Kadar NaCl
Kadar NaCl menunjukkan proporsi sodium chloride dalam produk.
Nilai yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung aplikasi. Purchasing sebaiknya membandingkan produk menggunakan metode dan basis pengujian yang sama, termasuk membedakan wet basis dan dry basis apabila relevan.
Kadar Air
Moisture dapat memengaruhi flowability, penggumpalan, penyimpanan, feeding, serta jumlah NaCl aktual dalam setiap kilogram produk.
Untuk produk tertentu, PT. Artha Garam Indonesia dapat menyediakan garam dengan kadar air rendah sesuai spesifikasi produk.
Ukuran Partikel
Ukuran dapat dinyatakan dalam mesh atau distribusi hasil ayakan.
Untuk aplikasi yang membutuhkan kontrol ukuran lebih ketat, perusahaan sebaiknya memberikan spesifikasi mesh atau sampel produk yang saat ini digunakan sebagai referensi.
Kalsium dan Magnesium
Ca dan Mg dapat menjadi parameter penting apabila proses sensitif terhadap pembentukan endapan, kerak, kekeruhan, ataupun perubahan karakter formulasi.
Material Tidak Larut
Material tidak larut dapat menjadi perhatian ketika garam akan dilarutkan atau melalui filter, pump, nozzle, mixer, maupun peralatan proses lainnya.
Residu yang lebih tinggi dapat meningkatkan kebutuhan pembersihan dan maintenance.
Ukuran Mesh Garam Halus
Istilah “garam halus” tidak selalu menunjukkan satu ukuran yang sama.
PT. Artha Garam Indonesia menggunakan proses sizing dan pengayakan untuk membantu menghasilkan distribusi ukuran sesuai jenis produk.
Kebutuhan seperti mesh 40, mesh 60, atau rentang ukuran tertentu sebaiknya dikonfirmasi berdasarkan produk dan kebutuhan aktual pelanggan.
Apabila ukuran merupakan parameter kritis, purchasing atau QC dapat memberikan:
- Target mesh
- Persentase lolos ayakan
- Persentase tertahan
- Sampel pembanding
- Spesifikasi produk yang saat ini digunakan
Untuk pembahasan mengenai proses produksi garam halus, lihat halaman pabrik garam halus untuk kebutuhan industri.
Quality Control dan COA
Untuk pembelian B2B, evaluasi sebaiknya menggunakan data dan dokumen yang dapat diperiksa oleh tim purchasing maupun quality control.
Dokumen yang dapat tersedia sesuai jenis produk antara lain:
- Certificate of Analysis atau COA
- Product specification
- SDS atau MSDS sesuai produk
- Informasi batch
- Dokumen Halal sesuai produk
- Dokumen SNI sesuai kategori produk
- Dokumen pendukung lainnya
COA berbeda dengan product specification. Product specification menunjukkan target atau batas suatu produk, sedangkan COA menunjukkan hasil pengujian pada batch tertentu.
Produksi Garam Halus di Cirebon
PT. Artha Garam Indonesia melakukan pengolahan garam di fasilitas produksi di Cirebon, Jawa Barat menggunakan bahan baku garam lokal.
Proses pengolahan dapat mencakup pencucian, pemisahan impurity, pengurangan kadar air, pengeringan, sizing, pemeriksaan kualitas, dan pengemasan sesuai jenis produk.
Untuk mengetahui lebih jauh mengenai fasilitas pengolahan secara keseluruhan, lihat halaman pabrik garam industri PT. Artha Garam Indonesia.
Sampel dan Trial Sebelum Pembelian Rutin
Untuk bahan baku yang digunakan langsung dalam proses produksi, trial sebaiknya dilakukan sebelum pembelian rutin dalam jumlah besar.
Evaluasi dapat mencakup:
- Pemeriksaan visual
- Ukuran partikel
- Flowability
- Review COA
- Uji pelarutan
- Pemeriksaan residu
- Trial pada mixer
- Trial pada dosing system
- Evaluasi hasil produk akhir
Trial membantu memastikan bahwa produk sesuai dengan kondisi mesin dan proses pelanggan.
Kemasan Garam Halus Tanpa Yodium
Produk tersedia dalam pilihan kemasan industri sesuai jenis produk, termasuk 25 kg dan 50 kg.
Untuk pembelian rutin, kebutuhan pallet, volume per pengiriman, metode unloading, dan kondisi penyimpanan juga dapat dibicarakan sebelum pengiriman.
Pengiriman untuk Kebutuhan Pabrik
Produksi dilakukan di Cirebon dengan dukungan stok dan distribusi di Bekasi, Jawa Barat.
Sistem tersebut membantu pelayanan kebutuhan B2B terutama untuk pelanggan di Jabodetabek, Bekasi, Cikarang, Karawang, Jawa Barat, serta wilayah lainnya sesuai kebutuhan logistik.
Untuk kebutuhan pasokan rutin dalam berbagai jenis garam industri, lihat halaman distributor garam industri.
Cara Meminta Penawaran Garam Halus Tanpa Yodium
Agar produk dapat dievaluasi sesuai kebutuhan perusahaan, informasikan:
- Nama perusahaan
- Jenis industri
- Aplikasi garam
- Ukuran atau mesh yang dibutuhkan
- Target NaCl
- Target kadar air
- Parameter Ca dan Mg jika dibutuhkan
- Kemasan
- Volume setiap pengiriman
- Perkiraan kebutuhan bulanan
- Lokasi pengiriman
- Dokumen yang diperlukan
Jika perusahaan Anda membutuhkan garam halus tanpa yodium untuk kebutuhan pabrik, hubungi PT. Artha Garam Indonesia untuk mendiskusikan spesifikasi, ukuran, sampel, dan kebutuhan pasokan.
WhatsApp: +62 813-8870-0580
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa yang dimaksud garam halus tanpa yodium?
Garam halus tanpa yodium adalah garam dengan ukuran partikel relatif kecil yang diproduksi tanpa penambahan KIO3. Apabila pelanggan mempunyai batas yodium tertentu, persyaratan tersebut perlu dikonfirmasi melalui spesifikasi dan pengujian.
Apakah garam halus tanpa yodium tersedia untuk kebutuhan pabrik?
Ya. PT. Artha Garam Indonesia menyediakan pilihan garam halus tanpa penambahan yodium untuk berbagai aplikasi industri sesuai spesifikasi produk dan kebutuhan pelanggan.
Apakah ukuran mesh bisa ditentukan?
Kebutuhan ukuran dapat didiskusikan berdasarkan jenis produk. Untuk aplikasi yang sensitif terhadap ukuran, pelanggan sebaiknya memberikan target mesh, distribusi hasil ayakan, atau sampel referensi.
Apakah tersedia COA?
Ya. COA dapat tersedia sesuai produk dan batch yang dikirim.
Apakah tersedia sampel?
Ya. Sampel dapat dievaluasi sebelum pembelian rutin untuk memeriksa ukuran, pelarutan, flowability, dan kesesuaian produk dengan proses pelanggan.
Apakah tersedia kemasan 25 kg dan 50 kg?
Ya. Pilihan kemasan industri tersedia sesuai jenis produk.
Di mana garam diproduksi?
PT. Artha Garam Indonesia melakukan pengolahan garam di fasilitas produksi di Cirebon, Jawa Barat, dengan dukungan stok dan distribusi di Bekasi, Jawa Barat.



