garam-pakan-ternak

Fungsi dan Kegunaan Garam untuk Pakan Ternak

Garam pakan ternak sebenarnya dapat dijadikan sebagai pilihan agar hewan ternak yang Anda miliki menjadi lebih sehat. Anda mungkin sudah tahu bila garam sering digunakan untuk menambah rasa masakan dan dapat dijadikan sebagai pengawet daging.

Namun, dengan perkembangan zaman, sekarang ini garam digunakan untuk hewan ternak. Hewan ternak memerlukan garam agar dapat membantu pertumbuhan.

Mengapa Memberi Garam Pakan Ternak?

Mungkin Anda sendiri bertanya-tanya, mengapa harus memberi garam pada pakan hewan ternak. Pada dasarnya, kandungan mineral yang dimiliki garam tidak dapat diproduksi secara alami oleh hewan ternak.

Sehingga, garam ini adalah nutrisi esensial untuk hewan ternak. Kamu harus memastikan untuk memberi garam pada pakan hewan sehingga hewan bisa memperoleh asupan nutrisi yang cukup.

Namun, tentu saja asupan tambahan untuk hewan ternak bukan hanya garam saja. Ada berbagai macam asupan tambahan yang dibutuhkan sehingga hewan ternak dapat tumbuh dengan optimal.

Manfaat Garam untuk Pakan Ternak

Meskipun garam memiliki manfaat yang beragam untuk hewan ternak, sayangnya peternak justru tidak begitu mengetahuinya. Menariknya, bukan hanya manusia saja yang suka dengan garam, namun hewan herbivora contohnya seperti sapi juga begitu menyukainya.

Umumnya, sapi lebih menyukai garam bila disajikan dengan bentuk halus. Ada berbagai macam manfaat dari pemberian garam, seperti:

  1. Dapat meningkatkan nafsu makan ternak dbandingkan dengan tidak diberi garam, hewan ternak memiliki nafsu makan yang lebih meningkat jika diberi garam.
  2. Merupakan sumber mineral yang berguna untuk mempercepat pertumbuhan ternak.
  3. Dapat meningkatkan karkas yang rendah lemak.
  4. Dapat membantu untuk memperbaiki sistem reproduksi sehingga ternak nantinya bisa bereproduksi sesuai dengan genetic yang dimilikinya.
  5. Dapat membantu pembentukan enzim dan vitamin di dalam tubuh.
  6. Dapat membantu menambahkan rasa di dalam pakan ternak, sehingga ketika ternak memakan pakannya akan semakin lahap.
  7. Membantu meningkatkan ketahanan stress pada hewan ternak.
  8. Dapat menghadang berbagai macam penyakit.
  9. Dapat membantu meningkatkan berat hewan ternak.

Tips Pemberian Garam Pada Ternak Sapi

Meskipun pemberian garam pada ternak sapi memberikan berbagai macam manfaat, namun ada berbagai hal yang harus Anda perhatikan. Berikut tips memberi garam pakan ternak, antara lain:

1. Pastikan Rumput Yang Diberikan Bukan Rumput Muda

Ketika ingin mencampurkan garam pada pakan ternak yang Anda miliki, hindari memberikannya di rumput yang masih muda, bahkan terlalu muda. Pemberian garam pada rumput yang terlalu muda dapat membuat sapi menjadi kembung.

Oleh sebab itu, pastikan memberikan garam di rumput yang sudah tua. Bila memang hanya tersedia pakan rumput muda, Anda dapat menunda memberikannya terlebih dahulu.

2. Pastikan Garam Halus

Terkadang, karena mengira sapi akan suka, tidak sedikit peternak yang memberikan garam yang masih kasar. Padahal, garam yang masih kasar tidak begitu disukai sapi.

Ketika memberi garam untuk hewan ternak, pastikan sudah menghaluskan garam tersebut terlebih dahulu, kemudian mencampurkannya menjadi satu dengan rumput.

Biasanya, peternak akan mencampurkan kandungan garam pada pakan sehingga hewan mudah mengkonsumsinya.

3. Takaran Garam Buat Sapi

Selain memperhatikan tips di atas, hal lain yang harus diperhatikan adalah takaran garam untuk sapi. Ketika Anda mencampurkan garam pada pakan, Anda dapat mencampurkan sebanyak 50% garam dan 50% di-calcium phospat.

Tetapi, bila bahan tersebut tidak ada, Anda bisa menggunakan garam dapur biasa yang memiliki kandungan NaCl.

Ketika ingin mencampurkannya untuk pakan sapi potong, Anda dapat mencampurkan beberapa bahan baku pakan yang sering digunakan. Bahan baku ini memiliki kandungan serat, contohnya seperti daun-daunan, kulit kopi, jerami, janggel, ampas tebu, pucuk tebu dan lainnya.

Berikut tarakan yang dapat Anda ikuti:

  • Bila ingin menggemukkan sapi bakalan jantan yang memiliki berat 350 kilogram, serta siap potong dalam 4 bulan lamanya, Anda dapat memberikan dedak padi dengan kualitas sedang dengan berat 7 kilogram.
  • Berikan tambahan garam sebesar 0,5 ons, kapur. Makanan ini bisa Anda berikan untuk 2 kali yakni pagi dan sore. Masing-masing bisa sekitar 3.5 kilogram. Bila menggunakan formula ini, Anda juga dapat menambahkan jerami padi fermentasi serta rumput gajah yang sudah dicacah.
  • Pakan hijauan dapat Anda berikan sesudah 2 jam memberi konsentrat. Pemberian pakan ini membutuhkan biaya Rp14.000-an perhari.
  • Formula yang lainnya, Anda dapat menggunakan bungkil sawit dengan berat 2 kilogram, dedak padi kasar, biji pecah jagung, kapur dolomit, garam serta urea.

Untuk pakan ini, Anda dapat memberinya bergantian dengan formula yang pertama. Anda dapat membaginya untuk pagi dan sore, sama seperti formula yang pertama.

4. Pastikan Mencampur Pakan Dengan Sempurna

Hal lain yang harus diperhatikan ketika membuat formula garam pakan ternak adalah mencampur seluruh bahan pakan dengan sempurna. Terkadang, karena menganggap sapi akan memakan semua makanan, campuran tidak diperhatikan dengan baik.

Hingga akhirnya terdapat beberapa bagian yang belum terkena garam, dan ada beberapa bagian yang terkena banyak garam. Sebelum menaruhnya di tempat pakan, Anda dapat menggunakan ember besar untuk mencampurkannya.

5. Tetap Berikan Asupan Vitamin Yang Lain

Terkadang, karena merasa pemberian garam untuk pakan ternak sudah cukup, berbagai asupan vitamin yang lain untuk sapi tidak diberikan. Padahal, garam hanya sebagai vitamin tambahan.

Sedangkan, hewan ternak sapi tetap membutuhkan berbagai tambahan vitamin lain selain garam. Contohnya saja seperti menambahkan molase.

Tips Beternak Sapi

Selain beberapa tips pemberian garam untuk pakan ternak di atas, ada beberapa tips beternak sapi yang dapat Anda perhatikan, seperti:

1. Lahan Ideal Untuk Ternak

Jumlah lahan ideal yang digunakan untuk beternak sapi ialah lahan yang bersih, luas serta bebas dari berbagai macam penyakit. Bukan hanya itu, lokasi lahan juga harus jauh dari pemukiman penduduk dan harus mendapatkan cahaya matahari yang cukup.

Anda dapat mencari lahan yang tidak jauh dari area pertanian dan ditumbuhi rumput, sehingga dapat digunakan sebagai sumber pakan untuk sapi nantinya.

2. Pastikan Memilih Bibit Sapi Yang Unggul

Ciri dari bibit sapi unggul ialah berusia 2 hingga 3 tahun, memiliki ukuran kepala dan badan yang seimbang dan memiliki tulang punggung berbentuk lurus serta sejajar.

Bila tujuan untuk beternak ialah penggemukan, disarankan memilih sapi jantan. Umumnya, penggemukan berukuran 170 cm dan memiliki tinggi pundak normal 135 cm. pilih sapi yang memiliki berat minimal 200 gram.

3. Memberi Pakan Yang Tepat

Memberi pakan merupakan cara beternak yang harus diperhatikan. Usahakan pakan yang bergizi dikonsumsi oleh sapi setiap hari, jumlah minimal pakan adalah 10% dari bobot tubuh. Pemberian pakan ini dapat dilakukan di jam 8 pagi, serta 5 sore.

Garam pakan ternak yang dicampurkan sebenarnya adalah garam yang sering digunakan untuk memasak. Sehingga, Anda tidak perlu kebingungan mencarinya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan FREE Sample untuk pembelian pertama. Hubungi kami disini

X